Home Story 5 Manfaat Daging Sapi Untuk Bayi dan Ide Olahannya

5 Manfaat Daging Sapi Untuk Bayi dan Ide Olahannya

Daging sapi merupakan salah satu sumber nutrisi yang paling baik untuk si buah hati. Apalagi, jika anak baru memasuki usia-usia aktif, maka kecerdasan juga pertumbuhan anak wajib untuk kamu dukung dengan makanan yang bergizi. Oleh karena itu, berikut kami berikan informasi lengkap seputar 5 manfaat daging sapi untuk bayi.

Selain enak untuk dikonsumsi, daging sapi sudah sejak lama menjadi salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Untuk menambah wawasanmu, berikut kami berikan daftar kandungan dalam daging sapi.

Kandungan Dalam Daging Sapi

Kandungan-kandungan yang ada di dalam daging sapi diantaranya adalah:

1. Protein

elemen protein dalam bentuk icon

Tentu saja kandungan pertama yang banyak terkandung di dalam daging sapi adalah protein. Diperkirakan bahwa daging sapi dapat mengandung sekitar dua puluh enam hingga dua puluh tujuh persen protein.

Selain itu, protein yang berasal dari daging sapi merupakan protein hewani. Jenis protein ini sangat baik untuk tubuh karena mengandung asam amino yang menutrisi pertumbuhan.

2. Tiamin

elemen vitamin B1 dalam bentuk icon

Selanjutnya, kandungan yang tak kalah pentingnya dari protein dan ada di dalam daging sapi adalah tiamin.

Baca Juga: Daftar 15 Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil Konsumsi

Daging sapi ternyata memiliki banyak kandungan tiamin serta vitamin B1. Dua nutrisi ini sangat baik untuk menjaga energi di dalam tubuhmu.

3. Lemak

elemen lemak dalam bentuk icon

Yang satu ini pasti sudah umum kamu ketahui. Benar, daging sapi pastinya kaya akan lemak.

Walaupun sering dianggap hal yang buruk, tetapi lemak jenuh dan tidak jenuh tetap menjadi bagian yang penting untuk tubuhmu. Sama seperti lemak yang terkandung di dalam daging sapi, yakni CLA atau conjugated linoleic acid. Kandungan yang kaya akan nutrisi ini hanya dapat kamu temukan di olahan susu dan daging sapi.

4. Mineral

elemen mineral dalam bentuk icon

Berikutnya, kandungan di dalam daging sapi yang dapat menutrisi metabolisme tubuhmu adalah mineral.

Baca Juga: Fakta Manfaat Daging Sapi untuk Bumil, Anak & Pria Dewasa

Beberapa mineral yang banyak daging sapi miliki adalah zinc, fosfor, zat besi, dan tentunya selenium. Kandungan-kandungan ini sangat bermanfaat untuk pembentukan sel darah di dalam tubuh.

5. Riboflavin

elemen vitamin B2 dalam bentuk icon

Yang terakhir adalah riboflavin.

Kandungan yang satu ini memiliki peranan yang baik dalam menutrisi kulit dan menjaga kesehatan mata. Selain itu, riboflavin juga bagus untuk membantu penyerapan zat besi.

Nah, itulah beberapa kandungan yang ada di dalam daging sapi. Sekarang, setelah mengetahui jika daging sapi kaya akan kandungan yang menutrisi, tentunya kamu tidak akan ragu lagi untuk memberikan daging sapi untuk si buah hati. Oleh karena itu, yuk simak manfaat daging sapi untuk bayi.

Berikut tabel informasi gizi daging sapi untuk bayi:

Nutrisi Kandungan per 100g Manfaat untuk Bayi
Protein 26g Mendukung pertumbuhan otot dan perkembangan sel tubuh.
Tiamin (Vitamin B1) 0.05mg Membantu metabolisme energi dan fungsi saraf yang sehat.
Lemak 17g Sumber energi serta mendukung perkembangan otak bayi.
Mineral (Zat Besi, Zinc, Fosfor) Zat Besi: 2.6mg, Zinc: 4.4mg, Fosfor: 180mg Mendukung produksi sel darah merah, sistem imun, dan kesehatan tulang.
Riboflavin (Vitamin B2) 0.15mg Berperan dalam produksi energi dan pertumbuhan jaringan bayi.

Kandungan dapat bervariasi tergantung pada jenis dan bagian daging sapi yang dikonsumsi.

Manfaat Daging Sapi Untuk Bayi

Berikut adalah daftar manfaat dari daging sapi untuk si buah hati!

1. Meningkatkan Berat Badan Bayi

bayi yang sedang ditimbang berat badannya

Dalam masa pertumbuhannya yang prima, salah satu hal yang sangat penting untuk kamu perhatikan adalah berat badan si kecil.

Kandungan lemak yang ada di dalam daging sapi dapat bermanfaat sangat baik dalam hal ini. Akan tetapi, kamu harus memperhatikan porsi daging sapi yang kamu berikan kepada anak. Sehingga, si buah hati dapat mendapatkan nutrisi yang baik sekaligus terhindar dari risiko obesitas.

2. Penunjang Sumber Energi

bayi yang sedang bermain sambil tiduran

Selanjutnya, manfaat yang terkandung dalam daging sapi dan baik untuk bayi adalah sebagai sumber energi.

Baca Juga: 7 Manfaat Daging Sapi untuk Ibu Hamil dan Cara Mengolahnya

Di tahun-tahun awal pertumbuhan, bayi harus mendapatkan dukungan energi tubuh yang baik. Maka dari itu, zat mineral serta protein dalam daging sapi akan sangat baik untuk anak.

3. Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang

bayi yang sedang mengigit jari ibunya

Manfaat yang satu ini pastinya sudah umum untuk kamu ketahui. Benar, daging dan susu sapi sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang anak.

Kandungan mineral dan riboflavin yang ada di dalam daging juga susu sapi akan membantu anak dalam mendukung pertumbuhan gigi dan tulang.

4. Mendukung Kecerdasan Otak Bayi

bayi yang sedang berpose menggunakan kacamata

Selanjutnya, salah satu fakta mengejutkan dari nutrisi yang terkandung di dalam daging sapi adalah kandungannya ternyata dapat mendukung kecerdasan untuk anak.

Hal ini karena daging sapi juga mengandung vitamin B12, B6, serta zat besi yang sangat baik untuk menunjang kemampuan otak anak. Sekaligus, mengurangi kerusakan sel otak anak dan menjaga koneksi antar syaraf anak.

5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

bayi yang didampingi ibunya sedang diperiksa menggunakan stetoskop oleh dokter anak

Yang terakhir sekaligus yang paling penting, kandungan di dalam daging sapi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

Kandungan zat besi dan zinc di dalam daging sapi sangat baik untuk membangun dan menutrisi sistem kekebalan tubuh anak.

Baca Juga: Penting untuk Si Kecil, Ini 7 Manfaat Daging Sapi untuk Anak

Wah, ternyata manfaat daging sapi untuk anak sangat banyak, ya? Nah, untuk kamu yang tertarik untuk menyajikannya untuk si buah hati, berikut beberapa cara mengolah daging sapi untuk bayi.

Cara Mengolah Daging Sapi Untuk Bayi

bayi yang sedang disuapi makan oleh ibunya

Berikut adalah cara menyajikan daging sapi untuk bayi yang dapat kamu terapkan.

1. Memilih Bagian Daging Sapi yang Cocok untuk Bayi

Pilih bagian daging sapi yang lebih lunak dan rendah lemak agar lebih mudah diolah dan dikonsumsi oleh bayi. Beberapa bagian yang direkomendasikan adalah tenderloin (has dalam), sirloin bagian atas, dan sandung lamur yang memiliki tekstur lebih lembut setelah dimasak lama. Hindari bagian yang terlalu berlemak atau mengandung banyak urat karena bisa sulit dikunyah oleh bayi.

2. Mengolahnya dengan Dimasak atau Dikukus dengan Slow-Cooker

Memasak daging sapi dengan metode slow-cooker atau mengukusnya dapat membantu membuat teksturnya lebih lembut, sehingga lebih mudah dikonsumsi oleh bayi. Selain itu, cara ini juga mempertahankan kandungan nutrisi dalam daging sapi, seperti zat besi dan protein, yang penting untuk pertumbuhan si kecil.

3. Menyajikan Daging Sapi Menjadi Puree

Puree daging sapi merupakan pilihan tepat untuk bayi yang baru mulai MPASI, terutama di usia 6 bulan. Teksturnya yang lembut memudahkan bayi dalam menelan dan mencernanya. Berikut cara membuat puree daging sapi:

Rebus atau Kukus Daging Sapi

  • Pilih bagian daging sapi yang lembut seperti has dalam atau sandung lamur.
  • Potong kecil-kecil agar lebih cepat matang.
  • Rebus dalam air mendidih atau kukus selama 45–60 menit hingga benar-benar empuk.

Blender atau Haluskan

  • Tiriskan daging yang sudah matang, lalu masukkan ke dalam blender.
  • Tambahkan air, kaldu, ASI, atau susu formula agar teksturnya lebih encer dan mudah dikonsumsi.
  • Haluskan hingga mencapai konsistensi yang sesuai dengan usia bayi. Untuk bayi 6 bulan, buat tekstur yang sangat lembut, sementara untuk bayi 8–10 bulan bisa sedikit lebih kasar.

Penyajian dan Penyimpanan

  • Puree daging sapi bisa langsung diberikan kepada bayi atau dicampurkan dengan sayuran seperti wortel, brokoli, atau kentang untuk variasi rasa dan nutrisi.
  • Jika ingin menyimpan, masukkan puree ke dalam wadah kedap udara atau cetakan es batu, lalu bekukan. Ambil secukupnya saat ingin diberikan kepada bayi.

Tips

  • Untuk variasi rasa, coba campurkan puree daging sapi dengan bubur nasi atau ubi.
  • Hindari penggunaan garam atau bumbu berlebihan karena bayi belum membutuhkan natrium dalam jumlah tinggi.

4. Membuatnya Menjadi Nasi Tim Daging Sapi

Nasi tim daging sapi adalah makanan bernutrisi tinggi yang cocok untuk bayi yang mulai belajar makan dengan tekstur lebih padat. Kombinasi karbohidrat dari nasi, protein dari daging sapi, serta vitamin dari sayuran menjadikannya pilihan menu seimbang. Berikut cara membuat nasi tim daging sapi:

Siapkan Bahan

  • 50 gram daging sapi tanpa lemak (cincang halus)
  • 3 sdm nasi putih
  • 200 ml air atau kaldu sapi homemade
  • 1 buah wortel kecil (parut atau potong kecil-kecil)
  • 1 lembar bayam (cincang halus)

Memasak Nasi Tim

  • Masukkan nasi dan air/kaldu ke dalam panci kecil, lalu masak dengan api kecil.
  • Tambahkan daging sapi cincang dan aduk perlahan agar tercampur rata.
  • Setelah nasi mulai lembut, masukkan wortel dan bayam, lalu lanjutkan memasak hingga semuanya empuk.
  • Aduk hingga nasi tim memiliki tekstur yang lembut, bisa juga dihaluskan dengan sendok atau blender sesuai kebutuhan bayi.

Penyajian

  • Sajikan nasi tim dalam mangkuk kecil dan biarkan agak hangat sebelum diberikan kepada bayi.
  • Untuk bayi yang lebih besar (9 bulan ke atas), nasi tim bisa dibuat lebih kasar agar bayi terbiasa mengunyah.

Tips

  • Bisa mengganti wortel dan bayam dengan sayuran lain seperti brokoli atau labu kuning agar lebih bervariasi.
  • Tambahkan sedikit minyak zaitun untuk lemak sehat yang baik bagi perkembangan otak bayi.

5. Mengolahnya Menjadi Krim Sup Daging Sapi

Krim sup daging sapi adalah alternatif menu yang lembut dan kaya nutrisi untuk bayi. Campuran daging sapi dengan sayuran serta teksturnya yang creamy membuatnya lebih mudah dikonsumsi oleh bayi, terutama yang masih belajar makan makanan padat. Berikut adalah cara membuat krim sup daging sapi:

Siapkan Bahan

  • 50 gram daging sapi tanpa lemak (cincang atau haluskan)
  • 1 buah kentang kecil (potong dadu)
  • 1 buah wortel kecil (parut atau potong kecil)
  • 200 ml kaldu sapi homemade
  • ½ sdt minyak zaitun atau mentega unsalted
  • 30–50 ml ASI (sesuaikan dengan tekstur yang diinginkan)

Memasak Krim Sup

  • Rebus daging sapi hingga empuk, lalu cincang atau blender hingga halus.
  • Rebus kentang dan wortel dalam kaldu hingga lunak.
  • Blender semua bahan hingga mendapatkan tekstur sup kental yang lembut.
  • Tambahkan sedikit susu atau ASI untuk menambah rasa creamy.

Penyajian

  • Sajikan krim sup dalam mangkuk kecil, bisa dengan tambahan sejumput keju parut untuk rasa lebih gurih.
  • Pastikan suhu sudah hangat sebelum diberikan kepada bayi.

Tips

  • Bisa mengganti kentang dengan labu kuning atau ubi untuk variasi rasa.
  • Hindari garam dan gula berlebihan agar tetap aman bagi bayi.

Dengan berbagai olahan ini, bayi bisa mendapatkan manfaat gizi dari daging sapi dengan cara yang lezat dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Demikianlah cara mengolah daging sapi untuk bayi.

Baca Juga: Berbagai Tips dan Cara Merebus Daging Sapi Biar Empuk!

Dengan berbagai manfaat daging sapi untuk bayi. Tentu sekarang kamu tidak akan ragu lagi memberikan daging sapi dengan kualitas terbaik untuk si kecil. Saat ini, kamu sudah bisa dengan mudah menemukan daging sapi dengan kualitas yang mumpuni. Seperti di Holycow.

Leave a comment

All comments are moderated before being published