Home Story 7 Tips Olahraga saat Puasa, Bikin Tetap Aktif dan Sehat!

7 Tips Olahraga saat Puasa, Bikin Tetap Aktif dan Sehat!

Sadar tidak sadar, mayoritas orang mengurangi aktivitas fisik saat mereka berpuasa. Bahkan, ada orang yang tidak mau melakukan olahraga sama sekali karena takut dehidrasi, lelah, dan lemas. Padahal, jika kamu mengikuti tips olahraga saat puasa yang tepat, aktivitas ini akan terasa sehat dan antilelah. 

Studi menunjukkan bahwa langkah rata-rata (average steps) per hari partisipan menurun drastis selama Ramadan.[1] Hal ini wajar, mengingat olahraga saat puasa punya tantangan yang lebih besar, bahkan sekadar untuk jalan santai. Ada banyak kekhawatiran yang tak bisa terelakan. 

Namun, jika kamu bertanya-tanya apakah boleh olahraga saat puasa, maka jawabannya jelas boleh. Hal ini karena ada banyak manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan. Khususnya untuk mencegah penyakit kronis, menjaga kesehatan jantung, dan lain-lain.[2] 

Kamu hanya perlu mengikuti tips berikut ini! 

1. Lakukan di Waktu yang Tepat

jam dinding dengan backgroung oranye

Hal pertama yang wajib kamu perhatikan adalah waktu olahraga saat puasa. Jika biasanya kamu olahraga di pagi hari, selama bulan Ramadan kamu bisa memindahkan waktunya ke sore hari. Hal ini untuk menghindari haus, mengingat saat berolahraga kamu akan kehilangan cairan tubuh.

Jadi, olahraga saat puasa jam berapa? Kamu bisa memulainya pada jam 17.00 sore agar sambil ngabuburit. Asumsikan jika waktu berbuka adalah jam 18.00 sore dan kamu berolahraga selama 30 menit. Artinya, kamu hanya perlu menunggu 30 menit lagi untuk berbuka. 

Pilihan waktu lainnya adalah setelah selesai tarawih. Pada waktu ini, kamu sudah berbuka puasa. Jadi, kamu punya tenaga yang lebih besar untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. 

2. Pilih Olahraga dengan Intensitas Ringan hingga Sedang

orang yang sedang latihan yoga

Tips lain yang tidak kalah penting agar kamu bisa olahraga saat puasa adalah pemilihan aktivitasnya. Jika kamu terbiasa melakukan olahraga berat, usahakan untuk mengurangi intensitasnya. Pilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang agar tidak mudah lelah. 

Salah satu contoh olahraga yang cocok saat puasa adalah kardio. Pasalnya, gerakan kardio cukup mudah dan bisa dilakukan di mana saja. Selain itu, kamu juga bisa jalan santai, jogging, atau bersepeda. Workout saat puasa juga tidak salahnya, asalkan kondisi fisik sedang prima.

Baca Juga: Asupan untuk Workout Saat Puasa yang Bisa Tingkatkan Tenaga

Pilihan lainnya adalah yoga. Sebab, yoga saat puasa tidak hanya baik untuk kesehatan fisik saja, namun juga untuk kesehatan mental. Pun begitu dengan olahraga sejenisnya seperti pilates. 

3. Banyak Minum Air Putih saat Sahur dan Berbuka

orang yang sedang minum air

Tak bisa dipungkiri jika ketakutan paling besar untuk olahraga saat puasa adalah dehidrasi. Karena itu, kamu wajib memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Caranya dengan banyak minum air putih saat sahur dan berbuka. Pastikan kamu memenuhi kebutuhan cairan harian meski sedang berpuasa. 

Kebutuhan cairan berbeda-beda. Mayoritas wanita perlu rata-rata 2 liter air per hari, sedangkan mayoritas pria butuh rata-rata 2,6 liter air per hari.[3] Sebagai tips, kamu bisa minum 1 gelas saat bangun tidur, 2-3 gelas saat sahur, 2-3 gelas saat berbuka, 1 gelas setelah tarawih, dan 1 gelas sebelum tidur. 

4. Perbanyak Intensitas Istirahat

orang yang sedang tidur

Meskipun ada banyak manfaat olahraga saat puasa, namun kamu tidak boleh lupa beristirahat. Jika biasanya kamu olahraga 6 hari dan istirahat 1 hari, pada saat puasa kamu bisa menambah intensitas istirahat. Idealnya, kamu hanya perlu olahraga 3-4 hari dalam seminggu agar tidak burnout.

Baca Juga: 10 Tips Persiapan Puasa Agar Semakin Berkah dan Maksimal

Selalu dengarkan apa kata tubuh kamu. Biasanya, tubuh akan tahu kapan kamu harus beraktivitas dan kapan harus beristirahat. Jangan paksakan jika sudah ada tanda-tanda dehidrasi, kelelahan, atau masalah fisik lainnya. 

5. Berbuka dengan Makanan yang Sehat dan Ringan

kurma di mangkuk, sendok, dan meja

Lalu, jangan lupa untuk berbuka dengan makanan yang sehat dan ringan. Pertama-tama, berbukalah dengan minum air putih. Setelah itu, kamu bisa memakan kurma atau buah manis lain untuk menggantikan glukosa. Air kelapa juga bisa menjadi opsi yang baik agar cairan tubuh kembali naik.

Mengenai kapan waktu terbaik untuk makan berat saat buka puasa, kamu bisa menunggu 30-45 menit. Cobalah untuk salat Magrib dan membaca Al-Qur’an terlebih dulu sebelum kamu mulai makan makanan berat. 

6. Ikuti Aturan Diet Sehat

orang yang sedang mengukur lingkar pinggang

Pada dasarnya, puasa itu sama dengan intermittent fasting. Jadi, kamu bisa mengikuti aturan diet sehat saat puasa agar kondisi tubuh tetap terjaga. Contohnya adalah mengatur waktu makan secara konsisten, tidak langsung tidur setelah makan, dan berhenti makan sebelum kenyang. 

Kamu pun wajib memilih makanan untuk buka puasa yang sehat dan padat nutrisi, seperti menu-menu makanan di Holycow. Menu-menu tersebut bisa kamu coba dengan datang langsung ke TKP Steak Hotel by Holycow terdekat untuk buka puasa. 

Selain itu, kamu juga bisa menikmati santapan berkualitas dari Holycow di rumah dengan cara membeli frozen food maupun daging steak yang ada di Holycow Meatshop

Itulah beberapa tips olahraga saat puasa yang bisa kamu terapkan selama bulan Ramadan. Salah satunya adalah menyantap makanan yang sehat dan berkualitas dari Holycow. Pastikan kamu membelinya di Holycow yang asli dari founder Wynda Mardio agar kualitasnya terjaga!

Leave a comment

All comments are moderated before being published